Ngangkot Sunday Trip

Minggu sore tadi, gw pergi sama Lina. Harusnya bawa kendaraan, tapi apa daya tidak available. Jadi gw memutuskan untuk naik bis. Berhubung busway deket rumah sudah mulai beroperasi, akhirnya kita memutuskan untuk naik busway. Berangkatlah kami ke halte busway Slipi.

Kita berencana pergi ke Pacific Place. Naik dari halte busway Slipi turun di halte busway Semanggi. Hmm, keadaan halte busway Slipi belum maksimal. Perawatannya masih kurang kayaknya. Lampu di koridor 9 masih berantakan, dan feeling gw sih nggak semuanya nyala. Haltenya sempit dan debu dimana-mana. Mungkin karena pintunya dibuka kali yah. Sedikit saran aja, mudah-mudahan kebersihan halte busway Slipi lebih diperhatikan.

Sampai di halte busway Semanggi, haltenya lebih besar, debunya lebih sedikit daripada di halte Slipi. Tapi masih dimaafkan dengan space yang cukup besar. Karena tujuan tempatnya Pacific Place, jalan kaki lah kami ke halte busway Atmajaya. Jembatan dari Semanggi ke Atmajaya lumayan panjang yah. Anggaplah gw melanjuti #hidupsehatbetisbejat (sepeda) tadi pagi. Sampai di halte Atma, langsung nunggu busway ke arah Blok M, turun di halte busway Komdak. Dari halte busway Komdak, jalan kaki lagi sampai Pacific Place. Hmm, what a journey!

Fix untuk mall-mall tertentu yang bisa dijangkau pake busway, gw akan pake busway 😀

Sepulang dari Pacific Place, karena belom terlalu malem, kayaknya naik busway lagi asoy juga nih. Dengan rute yang sama (Komdak – Atmajaya – Semanggi – Slipi). Sampe di halte busway Semanggi, kami nunggu agak sedikit lama. Maklum busway koridor 10 kan kayak truk gandeng. Lucunya, mas-mas penjaga halte busway Semanggi koridor 10 keliatan banget nggak kerjanya. Waktu busway belum dateng, mereka malah duduk-duduk ngobrol bukannya jaga. Begitu busway-nya udah deket, baru jaga-jaga di depan pintu. GRRR!

Sedikit perbincangan sama Lina di halte busway Semanggi arah Slipi, katanya bis-bis umum mau dicabut ijinnya. Nggak semuanya sih, mungkin bis-bis tertentu aja. Wah, gw setuju sekali. Kalo boleh, bis-bis yang dicabut ijinnya itu bis yang udah nggak layak pakai, bis yang suka nurunin penumpangnya di sembarang tempat, bis yang kelebihan muatan. Bis-bis umum dicabut ijinnya katanya buat sosialisasi busway di masyarakat. Jadi masyarakat lebih memilih untuk naik busway. Mudah-mudahan solusi kayak gitu bisa mengurangi kemacetan Jakarta. Tapi nggak janji juga sih, bisa jadi masyarakat malah lebih milih naik kendaraan pribadi daripada naik busway. Bukannya makin lengang, Jakarta malah makin macet 😥 Mungkin seharusnya masyarakat kita yang diedukasi, bukannya kendaraan umum. Kadang kalo sesuatu bukan datang dari diri kita sendiri itu susah.

Akhirnya sampai di halte busway Slipi lagi dengan selamat. Dan perjalanan gw masih jauh. Harus naik angkot M24 lalu turun jalan kaki ke arah rumah. Benar-benar #hidupsehatbetisbejat 😀 Paling nggak enak kalo naik angkot malem-malem, apalagi kalo kamu perempuan sendiri. Pikirannya udah aneh-aneh aja. Beruntung gw nggak sendiri, tapi emang penumpang M24 tadi nggak banyak. Baru jalan berapa meter, tiba-tiba Pak Supir M24-ku rem mendadak. Ada motor nyalip dari arah kanan dan pas di depan M24 dia melambat dengan ekstrim. Dibarengi dengan rem mendadak Pak Supir malah teriak, “WOY MONYET LO!”. Aduuuh, mules gw dengernya. Pak, mind your own words. Mulut Bapak nggak disekolahin? Dan parahnya lagi dia merokok sambilan nyetir. Semoga sehat terus ya Pak! *poker face*

Mohon maaf cerita ini nggak ada courtesy foto. Lagi males pegang kamera handphone. Maafkan yah. Will do better next time and definitely will ngangkot trip again next time. Am so excited 😀

3 thoughts on “Ngangkot Sunday Trip”

  1. thanks ya..dengan baca tulisan ini jadi tahu deh klu mau ke pacific place naek apa..kebetulan rumah kita sama deh soalnya sama2 naek angkot M24..BTW jauh ga tuh dari komdak ke pacific placenya??

  2. Hey, terima kasih sudah mampir 🙂

    Dari komdak ke Pacific Place sebenernya nggak begitu jauh. Kalo nggak biasa jalan kaki, biasanya sih langsung ngeluh capek. Dibawa enjoy aja pasti lebih enak dan nggak akan kerasa capek 🙂

    Rumah di Kemanggisan/Slipi atau di Kebon Jeruk nih? Hehe 😀

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s