Привет России.

Privet Rossii. Kurang lebih begitulah cara pronounce judul blog ini. Hehehe. I just visited Pusat Kebudayaan Rusia tadi siang, well-known as Russian Center for Science and Culture. With a friend, I went there in order to fill Russian language’s course form. Yes, I’m going to learn Russian language. Nggak pernah kepikiran sebelumnya buat belajar bahasa Rusia, sampe akhirnya salah satu temen sepeda mencoba meracuni gw. Ceritanya begini, pas lagi sepedaan yang entah keberapa kalinya, tiba-tiba Ichsan cerita soal salah satu impiannya. Katanya pengen ke Rusia, menghirup udara segar di puncak gunung Rusia yang paling tinggi, sambil minum whisky. Asikkkkk! Entah kenapa pas dia cerita, imajinasi gw langsung melayaaang. Dan nggak lama setelah itu, dia bilang pengen kursus bahasa Rusia. JRENG! I honestly am attracted to foreign languages and would love to learn ’em. Tapi nggak pernah kepikiran sebelumnya kalo gw akan belajar bahasa Rusia. Akhirnya, sepakatlah gw dan Ichsan untuk mencoba belajar bahasa Rusia, nggak lupa mengajak beberapa teman lain. Dan hari pendaftaran kursus pun jatuh pada hari ini. Horeee! 

Kerjaan kantor tinggal 20% selesai, jam makan siang selesai, gw langsung cabut ke Menteng, tepatnya di Jl. Diponegoro No. 12, nggak jauh dari Taman Suropati, dan cukup terjangkau dengan bis 213 dari arah Slipi (kalo gw berminat naik bis dari rumah), but since Jakarta’s traffic is changing to a massive catastrophe, I’ll take my motorbike as well. Sampai di Jl. Diponegoro, gw celingak celinguk kanan kiri, lupa lokasinya dimana. Sampe akhirnya ngeliat Ichsan udah sampe duluan disana. And then here we are, at the Russian Center for Science and Culture. And sorry for not taking pictures, Agus pernah bawa kamera buat foto gw + temen-temen gw yang lagi sepedaan, tapi dikira security di rumah kedutaan seberang kita menyangka kita foto-foto kedutaannya.

Begitu masuk, satu kata. SEPI! Cuma ada bapak security nan baik hati di dalam. Begitu cek di buku tamu, langsung isi form. 

Gw pikir selesai isi form langsung bayar kan, ternyata nggak. Tunggu konfirmasi dari mereka dulu baru bayar. Baiklah gw akan sabar menunggu. Let’s see how I will survive in this one of my passions. Yeah, foreign languages are one of my passions. Thinking about poisoning my kids with foreign languages — obsesi emaknya yang belum kesampean belajar bahasa asing ahahaha 😆

Привет России.  Давайте пьян!

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s