Ccozi & Friends (PERMANENTLY CLOSED)

Hari Minggu kemarin, sambilan nyetok kebutuhan kegiatan tahunan gw dan manteman *sambilan cari hadiah buat teman yang sebentar lagi ulang tahun, ihik*, kami (gw dan beberapa manteman) mampir ke Gandaria City. Sebelumnya mampir ke LotteMart Wholesaler buat cari kebutuhan event itu, tapi ternyata nggak sepenuhnya lengkap. So, kami pergi ke LotteMart yang biasa, dengan pertimbangan siapa tahu stock barangnya lebih lengkap dan harganya sedikit lebih miring 😀 Sama sekali nggak kepikiran sama gw, kita bakal buka puasa di Gandaria City. Etapi yasudahlah, daripada kita nggak makan trus nanti sakit, bisa-bisa kegiatan lainnya jadi terganggu. So we decided to eat before stocking our annual event *I’ll tell you more about this event later 😆*

Tengok kanan, tengok kiri, seinget gw makanan di Gandaria City cukup beragam. Dari fast food, patisserie, sampai makanan mewah yang harganya mahil pun ada. Dan gw sendiri pengen makan yang gurih-gurih *lapar mata bawaan puasa*. Salah satu manteman merekomendasikan Ccozi & Friends. Setiap ke Gandaria City gw nggak pernah merhatiin detail setiap restoran yang gw lewatin. Yang gw tahu adalah Ccozi & Friends (Gandaria City, LG Fl. No. 103) ini letaknya persis di depan salah satu outlet eskrim favorit gw, Mochilla. Ririe bilang Ramen disini enak, nggak kalah sama ramen resto sebelah (Ramen 38 Sanpachi). Baiklah, mari kita coba Ccozi & Friends. 

Ccozi & Friends ini tempatnya agak terbatas, gw harus nunggu sekitar 10 menitan sampai akhirnya dapat kursi. Dan Ccozi & Friends ini selalu ramai. Isn’t it worth to try? 😀 Kepikiran untuk pesan menu Bibimbap, karena gw terbiasa makan nasi untuk buka puasa. Etapi dipikir-pikir porsi nasi gw selama bulan puasa ini menurun drastis. Biasa makan sepiring atau lebih, sekarang makan 1/3 piring aja belum tentu. Kebanyakan minum sama makan tajil kalo bulan puasa begini. Daripada Bibimbap-nya mubazir, mending order ramen yang kayaknya sih porsinya cukup buat gw. Akhirnya gw pesen Ccozi Ramen – Beef (Rp28k), sama minumnya Ice Lemon Tea (Rp13k). Manteman yang lain pesan Ccozi Ramen – Beef sama Cheese Ccozi Ramen – Beef (Rp32k), minumnya Ice Milk Tea (Rp13k), kita juga pesen Jopa (Rp20k) *semacam martabak, dengan toping seafood dan sayur*. Hmm.. Tidak terlalu mahal untuk ukuran restoran fusion makanan Korea. Kalo gw liat di menunya sih, ada Kimchi, Bibimbap sama beberapa makanan khas Korea lainnya yang dibuat fusion. Semoga rasanya tidak mengecewakan yah 😀 Dan yang gw suka dari Ccozi & Friends selain harganya yang cukup miring, interiornya casual. Yaaa khas-khas anak muda gitu, warna-warni, sama ada semacam scrap wall di salah satu dindingnya. It just looks nice 🙂

Dan akhirnya pesananku datang, and it looked tempting.. Ngebul-ngebul dan gurih baunya 😀 😀 😀

Ramennya enyak, gurih, dan segar. Porsinya pas, dan IMHO lebih banyak dari mie instan yang biasa kita makan di rumah. Daging sapinya memang sedikit lebih keras tapi pas untuk pendamping ramen dan kuahnya yang segar. And you know what? Sambil mamam ramen ngebul ini, telinga kita dimanjakan sama musik dan acara khas Korea dari TV. Gw sampe manggut-manggut begitu Bonamana-nya Suju diputer *joget joget*. Aku ndak sempet nyobain Jopa-nya karena perut ini sudah tak sanggup lagi menampung 😀 Good food, good price, good interior, even not so good on music *I only dig Bonamana song*. Will try another menu, terutama Kimchi 😀

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s