4FINGERS (PERMANENTLY CLOSED)

Akhirnya kesampean juga makan 4FINGERS. Atas saran mbak Selly, nggak lama gw ngacir ke Epicentrum Walk. Udah lama juga sih nggak mampir, sekalian lirik-lirik siapa tau tenant resto-nya udah nambah banyak. Dan salah satunya adalah 4FINGERS. Intermezzo sedikit, beberapa bulan yang lalu di kantor gw ada undangan bertuliskan 4FINGERS. Tapi gw nggak ngerti itu undangan apa. Karena tidak tertulis clue yang bisa membantu gw menerka itu undangan apa, gw tidak mengindahkan rasa penasaran ini. Sampai akhirnya beberapa saat kemudian, sehabis liat check-in beberapa teman di Foursquare, gw baru tau kalo 4FINGERS adalah restoran casual dengan menu andalannya yaitu, Crispy Chicken. Meh, selama ini crispy chicken yang pernah gw makan cuma Shihlin Taiwan Street Snacks sama Kamikaze-Karaage. Dan konon menurut info dari beberapa bloggers, crispy chicken-nya 4FINGERS beda sama yang lain. Hmm.. Daripada penasaran trus nggak bisa tidur mending cabut sekalian yah. Kebetulan acara hari Minggu ini deket banget tempatnya sama Epicentrum Walk. So off we go.. 

Interiornya urban banget. Gw suka! 

Sesampainya gw langsung order. Dalam hati sih pengen makan nasi, tapi berhubung pencernaan gw lagi nggak bagus, alhasil pesan yang sedang-sedang saja. Menu disini sih beragam, yaa ala ala Western gitu. Berhubung ini kunjungan perdana gw kesini, jadi gw pesan item yang paling banyak dicari orang hehe. Gw order paket 6 pcs Crispy Chicken dengan saus Mix (ada 3 pilihan saus, Soy Garlic, Hot dan Mix), Small Fries, and Soda (Rp49k – sudah termasuk pajak). Lebih mahil dari Shihlin tapi setara sama Kamikaze. Konon katanya sih, selain ayamnya yang enak, fries-nya 4FINGERS juga enak. Hmm, mari kita buktikan.. 

It looks so so sih dari penampilannya, tapi baunya endes nih kayaknya bokk. Yuk mari kita cicipi.. 

Mak! Enak banget! Sumpah nggak boong! Pesen Crispy Chicken Mix ngerasain dua rasa yaitu Hot sama Soy Garlic. Soy Garlic-nya gurih banget, Hot-nya juga pedes (nggak banget sih tapi lumayan pedes). I can’t stop munching sampai akhirnya temanku membeli 4 pcs Crispy Chicken non paket (Rp26k – sudah termasuk pajak). Kentang gorengnya beneran enak. Sekilas mengingatkan gw dengan fries-nya Carl’s Jr. Gurihnya sama dan enak sekali. Dan IMHO, ini baru namanya Crispy Chicken.. 😀 

Membaca background story-nya 4FINGERS membuat gw nggak heran kenapa desainnya ini urban khas New York tapi ada sentuhan Asia, terutama Korea. A very nice story. Go take a look 😀 Sayang sekali di Asia outlet-nya baru ada 3, Indonesia, Singapura dan juga India. Sayangnya di Indonesia pun cuma satu-satunya ini di Epicentrum Walk. Tadinya gw mau nambah. Mulut gw boleh tak berenti ngunyah, etapi tidak dengan perutku. So, akhirnya gw menyudahi kunjungan dan pergi lagi.. Pasti bakal balik lagi kesini demi gurihnya ayam 4FINGERS. Kalopun nggak sempet, nitip sama kakak saja. Kantornya kan nggak jauh dari Epicentrum. Ihiyyy aheyyyyy.. 😀

4 Comments

  1. Yeayy. Finally. Endes surendes ya Nad.
    Hihihi.

    Waktu itu aku nyobain pake kentang + nasi 😆

    Tapi aku agak nggak suka sama nasinya, karena pake nori dan soyu. Gak cocok sama lidahku. >.<

    Ayamnya itu bikin nagih. Banget.

    Tapi harganya agak kurang cocok di tanggal tua. =___=

  2. Akhirnya gw icip2 jugak nih Sel. Endaaaaang bengeeee.. Sayang banget lagi diare, gagal deh pas mau nambah 😐

    Emang kurang cocok sih harganya pas tanggal tua. Tapi nggak nyesel2 amat juga sih ya, enaaaak 😀

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s