You Called It With Buddy?

Posting yang ini jangan diartikan galau yah. Kemarin sehabis pulang dari JSF, tangan gw gatel banget pengen nulis tentang ini. Nggak bermaksud curhat sih, cuma gw nggak ngerti aja. It just happens over and over again in every phase I’ve seen. Jadi ceritanya begini.. Ada satu komunitas dimana kalo outsiders ngeliat komunitas ini, mereka akan berkomentar komunitas ini solid sekali. Yah, yang namanya penampakan di luar kan nggak seindah penampakan di dalam. Outsiders cuma ngeliat hal yang kelihatan sempurna sementara insiders-nya merasakan hal yang janggal. Maaf yah gw nggak bisa detail, antara urusan pribadi dan bukan juga sih dari komunitas ini. Well, ada satu momen dimana beberapa bagian dari komunitas ini membelah diri. Si A dengan B, si C dengan si D, dan lain-lain sebagainya. Nggak ada yang salah sih dengan hal itu. Kadang kan kalo lagi bosan berada di lingkungan komunitas, pasti salah satu ada yang memisahkan diri. Either bersosialisasi sendiri ataupun pergi dengan yang lain. But there’s something weird. I’ve seen lies in something they don’t even need to cover. And I don’t even understand. Why can’t you say it loud and clear? Pedes tapi jujur lebih baik daripada manis tapi bohong. Basikkk! What kind of society are you all in? What’s your age? 14? Do you really call it with solid friendship? I’ve seen years of fake. And I hate it so much. Pfft. 

Be wise when you call them your close buddy in community and saying you’re in a very cool situation. There’s no lie in buddy word, you know. Sigh.

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s