BELLFLOWER – SUPER

Got home and wasted. Not literally wasted, just another exhaustion. I was supposed doing nothing today or stuffing house supplies, but couldn’t finish it, plus I was too lazy. Bang Rio took me out for a quality time. I was asking him if there’s any iNAFFF tickets available, because I heard they’re almost sold out. Thank God he got Bellflower and Super tickets. Yay! 

Cuaca dan jalanan Jakarta lagi nggak bersahabat Sabtu ini. Panasnya bisa bikin tingkat kematangan steak jadi well-done. Jalanan Jakarta nggak bisa dibujuk rayu, macet panjangnya bukan kepalang. Ah sudahlah, buat apa ngeluh melulu, toh tiap hari keadaan Jakarta seperti hari Sabtu ini. Alhamdulillah sampai di blitzmegaplex Grand Indonesia tepat pada waktunya. Ordered some snacks and here we go.. 

Film pertama adalah Bellflower. Aslik gw nggak tau apa-apa soal iNAFFF. Ini sih cuma iseng-isengnya gw aja nonton film indie yang mulai gw gandrungi 2 tahun belakangan *thanks to Festival Sinema Perancis*. Bellflower pun gw pilih seadanya, seadanya tiket sama jam berapa. 

Filmnya sendiri bercerita tentang sepasang sahabat yang berkhayal bahwa kehancuran massal akan terjadi dan memberikan keuntungan untuk Mother Medusa, kelompok imajiner ciptaan mereka. Senjata dan peralatan bela diri dari khayalan tersebut pun sudah dipersiapkan. Namun keadaan berubah saat salah satu dari diantaranya jatuh cinta. Kehancuran pun terjadi, namun tidak seperti  yang mereka bayangkan, ternyata kerusakan dan penghianatan akan cinta, benci dan dendam jauh lebih parah dari semuanya (source: iNAFFF). Err, film ini cukup unik sih, nggak mengikuti mainstream, ide ceritanya juga unik dan cenderung aneh. Penjelasan cerita dan tokohnya agak mirip dengan film Kill Bill, bergayakan sutradara Quentin Tarantino. Kalo yang nggak begitu suka, mungkin akan terasa sedikit membosankan. So far gw cukup terhibur. But not that recommended yah 🙄 

Film kedua adalah Super. Seinget gw film ini lumayan digembar-gemborkan di Twitter oleh salah satu pemerannya, yaitu Ellen Page. This tiny Canadian girl was so excited at that time. Waktu itu gw nggak begitu merhatiin banget film apa ini dan mungkin aja mirip sama Juno

Film ini bercerita tentang seorang pria biasa yang ditinggalkan oleh istri pecandu narkotiknya, berusaha mengubah dirinya dan bertransformasi menjadi Crimson Bolt, pahlawan super yang siap membela kebenaran walaupun tidak memiliki keahlian bela diri apapun (source: iNAFFF). Err, film yang cukup aneh kalo menurut gw. Sekilas mengingatkan gw dengan film Scott Pilgrim VS The World. Aneh tapi lucu. Lucunya karena aneh. Banyak adegan yang bikin gw “Aaaaa..” “What the f*ck..“, yah kurang lebih seperti itu. Jalan ceritanya juga lumayan imaginary dan somehow acting beberapa pemainnya agak lebay. Justru disitu letak kelucuannya. 

At the end of all these movies, the crew gave a small card for voting whether those movies are INAFFF or NOT INAFFF. And I gave both INAFFF. Weird movies but it’s fine for me 😀 

Looking forward to see this kind of event again 😀

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s