Saturday Family Fever

Iya, gw tau kok judulnya maksa. Abis udah nggak tau lagi mau kasih judul apa, karena emang isinya tentang keluarga. Dan entah kenapa jam segini gw udah ngantuk banget, mungkin sisa kecapekan begadang kemarenan kali yah. Semoga ini pertanda baik buat gw yang lagi program tidur cepat dan makan banyak *terdengar seperti program hamdan yah hihihi..*. So, today’s my grandpa’s birthday. He just turned 74 years old. Nggak nyangka yah si Ayah udah setua itu. Iya, Ayah, begitulah kami sekeluarga memanggilnya. Kalo disuruh menceritakan napak tilas perjalanan karir dan juga silsilah keluarga Ayah, jujur gw rada nggak bisa. Sepengetahuan gw, Ayah ini pensiunan kepala sekolah di salah satu sekolah dasar di dekat rumah. Dulu kalo sekolah yang dia pimpin lagi study tour, gw disuruh ikut barengan sama sepupu yang seumuran. Tapi momen yang paling berkesan buat gw adalah waktu Ayah ngajak naik kereta ke Rangkasbitung dari stasiun Tanah Abang. Biarpun sesampainya di lokasi kita nggak tau mau ngapain dan memutuskan untuk langsung pulang, tapi sepanjang perjalanan itu adalah momen yang paling berharga. Dari jajan makanan di dalam kereta sampai cerita-cerita Ayah sepanjang perjalanan itu. Memorable banget. Dan bisa jadi hobi gw yang senang jalan juga turun dari Ayah. Hihihi.. Kalo soal keluarga Ayah, gw nggak terlalu hafal. Karena ada banyaaaaaaaaaak banget. Gw

Gw lupa Ayah ini anak ke berapa dari sekian bersaudara. Seinget gw keponakan Ayah ada buanyak banget, karena salah satu kakaknya Ayah ada yang beristri empat. Dan sekarang tinggal Ayah dan tiga adik-adiknya yang masih ada. Hari ini kami sekeluarga berkumpul di rumah Ayah.. So happy to see him in a very good condition in his golden age. I’m a proud granddaughter 😆 

Happy birthday to my old man! I love you so much 😆 

Habis makan siang bersama, gw sama kakak dan Ibu cabut pulang. Tadinya mau bebelian di Hypermart, tapi Ibu baru inget semua bahan-bahan di rumah udah lengkap. Tapi emang dasar kakinya gatel kali yah kepengen jalan, akhirnya Lulu banting setir ke mall terdekat. Sesampainya disana, kita langsung masuk ke toko-toko favorit kami. Begitu capek, istirahat sebentar di Saint Cinnamon. Lulu ngebet banget pengen mamam roti-nya Cinnamon. I’m not a big fan of cinnamon karena baunya antara manis dan amis *IMHO*. Tapi ya kalo udah masuk ke resep makanan ya mau diapain lagi. Ordered three Cinnamon Original (Rp9k) for Ibu, me and Lulu. 

Ternyata endang banget, sodara-sodara. Sumpah nggak boong *jamaah lebay beraksi lagi*! Nggak manis dan nggak spicy layaknya bumbu dapur. Semula gw yang nggak begitu suka sama aroma kayu manis, jadi suka. And we wanted more, sampai akhirnya order lagi 5 bijik. Etapi ini emang enak apa laper yah? 😛 

So, I dedicated today for my family. And it’s always good to spend time with your brothers and sisters from the same bloodlines. Thank God for giving me such a great big family :mrgreen:

4 thoughts on “Saturday Family Fever”

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s