Caramello: Worth The Pain, Price & Place

Terdengar seperti toko yang khusus menjual sesuatu yang manis (misal: permen), atau mungkin bahan-bahan berbau karamel yah. Padahal mah bukan. This was my first time waxing experience and I never knew it turned me into one of its loyal customer *I’ll definitely come for a routine visit*. Lulu dari seminggu yang lalu udah ngajak untuk waxing barengan *secara kita berdua ini berasal dari keturunan berbulu domba, I somehow even believe I’m the closest to the primates as Darwin said*. Dan akhirnya diniatkan Sabtu ini. Tadinya mau dateng ke tempat hair removal hits yang ada di bilangan Permata Hijau itu. Cuma pas kroscek harganya kok kami berdua secara finansial belum siap *banget*. Emang harga nggak bisa bohong kali yey, but anyway, I must find a better option. Did a quick browsing and found Caramello / @caramellowaxing. I’ve never done waxing before and at first I wasn’t sure , but I haven’t heard any bad comments yet. So I thought it’s a must try place.

Ketakutan gw akan waxing sebenernya lumayan besar, makanya kalo soal bulu-bulu domba ini biasanya cuma berani shaving atau cabut *khusus untuk underarms*. Ketakutan semakin besar begitu beberapa orang terdekat bilang, iritasi karena kulit sensitif, bercak-bercak after waxing, dan lain-lain sebagainya. But let’s step aside these minor thoughts since people keep doing it over and over again. There’s always a first time for everything, right? You’ll never know if you don’t try. Dengan bekal nyali sebesar biji jagung, berangkatlah kami berdua ke outlet Caramello di La Codefin Kemang. Outlet-nya baru ada dua *semoga segera buka di daerah Jakarta Barat yah*. You can visit them in La Codefin Kemang, seberang warung Teko, dan juga di Epicentrum Walk Kuningan Lantai 2. Buka dari jam 10.00 – 19.00 *rata-rata sih gitu*. Dan gw pasrah aja sih sebenernya, semoga review yang gw baca sesuai dengan kenyataannya 😀 

Melihat list harganya kok menarik hati yah.. Dan biarpun tempatnya mini tapi bersih sekali *apa karena gw datengnya pas baru buka?*. I came to get my wacky hair removed, anyway. Lulu pilih Underarms sama Full Legs, dan gw pilih Full Legs saja. I started to imagine I was going to scream in a few minutes 😆 Akhirnya giliran gw untuk dirajam bulu-bulu ini. Persiapan waxing dan sekiranya kaki gw udah siap, mari kita mulai pembantaian habis bulu-bulu ini. Yang menangani gw namanya Mbak Sri. I asked her few things before the massacre begins. Dengan ramah beliau menjelaskan proses awalnya memang sakit, cuma *katanya* metodenya nggak sesakit salon lain. Lebih baik sebelum waxing *dimanapun bagian yang akan di-wax*, jangan pake lotion/deodoran untuk mempermudah pengangkatan bulunya. Cairan wax yang digunakan berbahan dasar gula alias karamel, tapi anehnya nggak berbau manis banget layaknya gula. Dan nggak usah takut spatula atau kain wax yang dipake itu bekas pake customer lain, karena Caramello selalu menjaga ke-higienis-an alat-alatnya dengan mengganti spatula dan kain wax. Mbaknya pasti nanya cairan wax-nya kepanasan apa nggak. Dan alhamdulillah, gw nggak teriak-teriak kayak orang gila pas proses waxing. Tapi bagian yang paling sakit menurut gw adalah lower legs alias betis. Karena jujur saja, bulu-bulu di bagian itu tebal dan lebatnya luar biasa. Dan begitu sudah selesai proses waxing, kaki harus di-threading untuk menghilangkan bulu-bulu halus yang nggak kena wax. Tapi no pain no gain lah ya.. Gw suka kok sama hasilnya. Bersih dan licin, beda kalo dibandingin sama shaving sendiri yang besokannya langsung tumbuh lagi. That’s why I’m going for another routine visit 😀 

I know beauty is pain. But could you ask for a better treatment if you already found the best? 😀

16 Comments

    1. Hai Angeline!

      Tergantung perawatan after waxed yah. Kalo abis wax rutin scrubbing, tumbuhnya jadi lebih halus. Tapi kalo nggak scrubbing, nanti tumbuhnya jadi kayak abis cukur tapi nggak selebat itu.

  1. Hooo gtu yah. Sis brp mggu skali waxnya? Ak pngen coba sih tapi takutnya numbuhnya mala lebih lebat. Kalo nmbuh gtu ada bintik” itemnya gtu ga si sis?

    1. Hai Angeline! Kamu bisa waxing paling cepat 3 minggu sekali, kecuali dalam waktu 2 minggu bulu-bulu nya sudah kelihatan.

      Kalo soal bintik-bintik hitam, kamu harus rajin scrubbing. Disarankan scrubbing rutin seminggu sekali. Tapi kalo abis waxing, 3 hari setelah waxing kamu baru boleh scrubbing sama jangan mandi air panas dulu.

      Rajin waxing, rajin scrubbing, and voila!! Nanti bulu-bulu yang selanjutnya tumbuh akan lebih halus.. 🙂

      Selamat mencoba 🙂

  2. Caramello engga banget kalo yang di CP, Uda masukin Nama plus no telp tapi tetap tuh orangnya bilang penuh and dikasih ke orang lain malah, mbak-mbak Nya kebingungan gitu, ga bisa kasih solusi yang baik,gimana kalo pas rame banget yah ngaturnya bisa berantem tamu-tamunya salah paham,mikir bisa Dapat service yang baik karena harga Lebih mahal Dari WL Waxing tempat aku biasa waxing tapi malah kecewa banget akhirnya aku milih balik Aja ke tempat Lama deh, Biar jauh Dari rumah tapi Dari Dulu service selalu baik.

      1. Aku biasa sih di WL waxing Dulu wktu masih kerja didaerah pondok Indah, dia Ada di PIM 1 Lebih murah and banyak kok bule2 and org daerah Selatan kesana juga, mereka service bagus mknya tantenya Dari 1 tempat buka dibeberapa tempat sampai ke Bali daerah seminyak, terakhir seblm aku pindah keluar Negri mau coba ke caramello krn pas buka di CP didaerah Barat jd aku coba kesana then ga suka cara service orgnya aku cancel lsg, balik ke WL diPIM1 itu msh ok kok service Nya hanya mereka blm buka didaerah Barat

      2. Wahhh thanks ya buat infonya. Kalo saya sekarang pertimbangannya lebih ke lokasi dan kenyamanan. Sudah sreg banget sama waxhouse di Kota Kasablanka. Btw mungkin bisa dicoba Pink Parlour Pasific Place atau Honeypot di Taman Anggrek atau Gandaria 🙂

      3. Asik thanks yaa next aku coba ah yg daerah Barat ternyata Ada lg ya fasilitas sama? Mereka Ada trading juga?

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s