Mbak Nita’s Wedding: Akad Nikah & Resepsi

Hari yang paling ditunggu pun tiba.. Semua panitia sudah berkumpul di Minggu pagi buta. Saya yang make up sendiri di rumah langsung ngacir ke TKP jam 6 pagi. Sampai disana, kita semua siap-siap buat prosesi akadnya. Keluarga inti Mbak Nita semua sudah rapi, begitu juga dengan keluarga Mas Bayu. Dekorasi venue sudah rampung, gladi resik pun sudah dilakukan, tinggal nunggu jam 07.30 dan penghulu pun datang.. 

Proses kedatangan calon pengantin pria beserta keluarganya berjalan lancar *ya kan udah gladi resik*, begitu juga dengan prosesi akad. Rasanya pengen mewek pas ijab kabul dimulai.. 😆

Pak XXX: “Ananda Bayu, saya nikahkan dan kawinkan anakku, Ananda Nita binti XXX dengan mas kawin seperangkat alat salat dan emas seberat XX gram dibayar tunai!”

Mas Bayu: “Saya terima nikah dan kawinnya, Nita binti XXX dengan mas kawin yang tersebut dibayar tunai!”

Barokallah.. Alhamdulillah akhirnya halal.. 😆

Selepas acara akad dilanjutkan dengan acara panggih. Penyambutan pengantin pria yang kemudian para pengantin digiring ke panggung resepsi oleh ayah mempelai wanita. Setelah ‘diberi wejangan’, para pengantin saling suap-suapan (apa minum wedang ronde kalo nggak salah deh — hihihi maaf penonton ngeliatnya dari kejauhan banget soalnya). Dan yang paling ditunggu adalah begelan *apa bagelan?* yang dilakukan oleh adik lelaki sang mempelai wanita. Sang adik lelaki harus membawa pikulan berisi peralatan rumah/dapur yang nantinya dibawa lari olehnya karena bagi para ibu yang mau anaknya segera dinikahi, harus ambil peralatan dapur yang dibawa si adik lelaki ini.. 😆

Selesai acara panggih, semua panitia dan para pengantin langsung berganti kostum untuk acara resepsi. Saya sendiri cuma ganti sanggul doang, karena make up-nya masih ciamik nggak ada yang perlu dirubah hahaha pede amat. Bahan seragam yang sudah menjadi dress ini pun saya pakai seharian karena nggak mau ribet ganti baju berkali-kali. Keseluruhan acara berjalan dengan lancar. Tamu yang berdatangan pun banyak sekali. Dan makanan-makanan dari Sawargi Catering pun tidak mengecewakan. Acara berjalan sukses sesuai dengan rencana, alhamdulillah..

Selamat menempuh hidup baru, Mas Bayu dan Mbak Nita.. Semoga selalu diberkahi dan penuh cinta.. 😆

12 Comments

    1. Iya nih, mataku rada kecil (bukan sipit). Sisa-sisa penginggalan buyut yang asli Cina masih ada di aku hehehehe.. 😛

      Dandanannya nggak pure sendiri kok, sebagian di-assist sama kakakku hehe.. Monggo daftar.. 😆 *numpang jualan*

  1. selalu suka lihat blog yang bahas wedding. seruuu.. btw dressnya bagus, dirimu jg cantik

    oot dikit, mampir sini gara-gara hashtag yang terkenal ituuh.. *smirk*

    1. Hahaha, jadi mampir kesini karena #terPEPI yah? 😆

      Hehehe terima kasih ya Tyas, gw emang suka bahas soal wedding *padahal belum dinikahin* hihihi 😆

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s