PMS Blues..

Har har har.. Sekilat info dari saya yang belum lama pulang dari kantor. Hari ini terasa biasa saja, bahkan cenderung menyebalkan. Beberapa masalah tiba-tiba pop up tanpa saya tau history-nya dari mana (karena peralihan account per bulan Mei ini). Penjualan barang IT sepertinya sedang menurun drastis, hanya ada beberapa reseller saja yang sedang berlomba-lomba untuk mengejar tender. Makin sedih begitu mendengar dan menyadari bahwa beberapa partner kerja di kantor mulai berguguran satu per satu — bahkan ada pula yang ‘dipaksa’ resign karena performa yang kurang bagus. Bahkan kejadian ini juga menimpa salah satu teman baikku di kantor. Sedih banget rasanya.. 😦 Baru beberapa menit yang lalu saya di kantor nanya nomor telepon salah satu client yang saya pegang. Katanya sore ini dia salah quote harga ke client ini, bukannya untung malah jadi buntung. Yah elah, udah capek-capek mondar-mandir kesana kemari pulang ke rumah masih aja harus ngedengerin beginian. Capek banget sist.. Can I get my social life back with no office attached? And my sister just checked in via her Path account. I thought she was in Kuningan City as she said — yang ternyata tidak. Padahal saya pengen banget nitip Apple Strudel di Renaldo’s. This is one of the best pastries I’ve ever tasted, yang udah kepikiran banget dari awal minggu ini. I am so getting this dessert on this weekend. Lumajang kan bok buat pelipur lara di hari Minggu sambil nonton DVD 🙂

I was thinking selfishly these past few days. People said, you can’t always have everything in life. Tapi pada kenyataannya di sekeliling kita banyak sekali yang memiliki segalanya dengan cara yang mudah *sambil melirik tetangga yang sudah menikah, settled down on work, dan lagi keliling dunia*. Sorry maap nih ane bukannya sirik, but really? They said you can’t always have everything in life but these people do exist. Sementara pemandangan miris saya lihat di sekitar lingkungan kantor. Di halte bis depan kantor pas jam makan siang, saya selalu melihat bapak pemulung yang sedang duduk di bawah telepon umum. Di sampingnya ada anaknya yang masih usia sekolah dasar, duduk bersama sambil membuka buku pelajaran. Sesekali saya lihat bapaknya sedang menyuapi nasi bungkus ke anaknya yang sedang membuat PR. Setiap hari saya disuguhkan dengan pemandangan yang sama. Sedih ya.. 😦

Udah ah sedih-sedihnya. Please don’t mind this melancholy lady.. Habis gelap terbitlah terang. Men sana in corpore sano. Jaka Sembung bawa rencong, kaga nyambung lah benconggg.. Pokoknya besok ane harus bersenang-senang. I am so getting a haircut and Renaldo’s Apple Strudel. Weekend, I’m coming! Whoohooo.. 😆

7 thoughts on “PMS Blues..”

    1. Begitulah ya namanya juga perempewi. Makhluk Tuhan yang diciptakan paling sensitif apalagi kalo lagi PMS 😆

      Happy late weekend to you too 🙂

  1. Kadang aku suka mikir mbak, yang hidupnya keliatan perfect dari luar apa di dalemnya iya juga gak ya? Kayak apakah rumah tangganya bahagia gitu. Sementara yang keliatannya dari luar sengsara bisa jadi apa bias jadi keluarganya saling menyayangi satu sama lain hehe

    Anyway happy weekend ya mbak 🙂

    1. Kalo katanya temenku sih, sebahagia atau se-perfect apapun hidup seseorang, pasti ada ‘celah’ nya juga — entah apa itu. Ya namanya aja hidup yah.. Kadang di atas kadang di bawah 🙂

      Happy late weekened to you too 🙂

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s