Frangipani

Suatu hari Amanda ngebet banget ngajak saya makan dessert di Frangipani. Emang ada apaan sih di Frangipani? Waktu itu Amanda nunjukkin foto-foto Instagram-nya Rianti Cartwright, isinya dessert semua dan kayaknya sih cafe ini punyanya dia. I’m not into sweets sih sejujurnya, tapi demi ngidamnya Amanda dan kebetulan kita mau jenguk keponakan deket daerah sana ya sok mampir aja gitu hehe. Bertempat di Jalan Cikajang, tempatnya itu kayak sebuah homey small cafe di tengah hari bolong. Dan posisinya lumayan strategis, persis depannya Sate Padang Ajo Ramon yang beken itu. Dan disebelahnya persis ada rumah spa Cikajang 63 yang view di dalamnya alam banget, dan tentunya pemiliknya sama dengan yang punya Frangipani. So, we ordered Frangipani’s specialties dessert; Blueberry Crumble, Cherry Crumble, Choc Krispies. Sayang banget Milo Nuttella dan Oreo Cupcakes-nya nggak available hari itu. But that’s alright lah ya.. Pasti kenyang ini makan dessert sebanyak itu hohoho.. 😆 

Semua harganya terjangkau dan nggak bikin kantong bolong. Dan ternyata resepnya langsung dibuat oleh Rianti Cartwright dan beberapa temannya. Rasanya lumayan enak yah, selama saya makan dessert, saya jarang banget bilang makanan dessert itu enak. Tapi yang ini enaknya emang beneran enak. Nggak terlalu manis, tapi juga nggak terlalu hambar. Paling pas disantap bareng special tea menu-nya yang bahan tehnya diambil langsung dari Australia. I ordered French Earl Grey Rosemary, and it tasted so good. Nggak kalah deh sama teh ala priyayi di TWG 😆

Sure I will be back again, mau coba menu breakfast sama pempeknya kayaknya endang bambang. Segera 😉

16 Comments

  1. Kalo terlalu manis emang malah bikin eneg ya, Nad.
    Btw Nad, itu harga yang 360ribuan itu yang satu slice gitu? Mahal amat ya bok? Di Swedia bisa dapet kue tart tuh

    1. Hohoho nggak Mbak Cha, harga per slice nya di IDR 30k something. Ya kalo harganya IDR 300k, gw juga mikir-mikir mau makan disitu hehehe. IDR 300k harga per loyang, lumayan sih ukurannya 🙂

    1. Nggak ada, Mbak Nin. Pas gw dateng ternyata berapa menit sebelumnya orangnya udah cabut abis nganter cake nya 😀

      Sempet ngobrol-ngobrol sih sama waiter-nya. Tentang siapa yang punya resep, seluk beluk cafe, sampai mereka akhirnya nawarin minum teh yang enak itu hehehe 😛

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s