Cerita 1/4 Abad

Alhamdulillahirrobilalamin.. Puji syukur kehadirat Allah SWT yang sudah memberikan nikmat sehat lahir batin hingga akhirnya saya masih diberikan kesempatan untuk menjalani hidup sampai detik ini. Anyway kok pembukaan barusan terdengar lebay yah? Hahaha.. 😆 Maapin yak kan berapa hari lagi lebaran.. 😆 Akhirnya 25 tahun sudah usiaku saat ini. Senang banget rasanya, bahkan sejujurnya sih nggak ngerasa umur udah 25 — berasa masih SMA aja cisss.. 😆 Tidak ada perayaan khusus sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Dan di hari bahagia itu saya hanya menghabiskan waktu dengan orang-orang terdekat saja alhamdulillah 🙂 

Beberapa jam sebelum bertambah umur, saya memutuskan untuk tidur. Aslik bang broh mbak sis, ngantuk bangat ini. Syukur alhamdulillah sih sekarang saya nikmatin banget yang namanya tidur. Kalo dulu tidur dianggap cuma hal biasa aja, sekarang tidur udah kayak solat 5 waktu, fardhu’ain 😆 Tapiiiii I got a surprise right at 12 o’clock. A few good friends came to my house, waking me up yang lagi tidur di depan ruang TV. I was shocked yet happy, thank you so much 🙂 Remember when I said saya mau beli sebuket mawar putih dan kue? They just brought me that thing. Kalo katanya Cepe, “Lo kaga kasian apa Matt, sama perempuan ini, pagi-pagi doi mau ke Rawa Belong cuma nyari kembang buat ulang taunnya sendiri?”. Hehehehe 😆 Well, apalah arti sebuah benda, kehadiran mereka saja sudah membuatku bahagia luar biasa. Terima kasih ya, saya terharu 😀

Doa-doa yang saya terima di hari itu, saya amini dengan sungguh-sungguh. Semoga segala persoalan yang sedang atau akan saya jalani nanti berjalan dengan sebaik-baiknya. Semoga selalu sehat, bahagia lahir batin, dan rejekinya dilancarkan. Can I get an amen? Amin ya robbal alamin.. 🙂 Bahkan saya dapet pesan kejutan yang mengaku dari RIM Blackberry, katanya sayadapet mobil. Hahahaha diaminin dulu aje kali yey, mudah-mudahan mobilnya dapet beneran. Sekarang dikibulin aja duluk alias ngayal-ngayal babu 😆

I’d like like to have a small celebration just like last year, but I had no idea what to eat. So I took two of my very best friends to Ayam Berkah Blok M yang udah saya idam-idamkan dari awal bulan puasa. Hehehe yeay for three of us!! Abis itu kita bingung mau kemana, so I took them to one of new restos around Cipete *review menyusul*. Abis itu langsung pulang hehehe udah nggak tau lagi mau ngapain soalnya. Hahaha bawaan umur juga kali ya. Abis itu pulangnya baca novel kado pemberian salah satu sahabat. I think it’s a good book buat yang lagi patah hati hahaha review menyusul ya neik.. And over all it was one of the best years I’ve ever been. Banyak suka dan duka, serta pelajaran hidup di umur ke 25 ini. Well, I guess 25 is the turning point, when I had to accept a lot of things that I might not imagine before. Tahun dimana saya diajarkan kesabaran, ketabahan, keikhlasan, dan juga kesederhanaan. Saya ngerasa Tuhan lagi baik banget sama saya di tahun ini, diberikan banyak sekali rejeki dan juga kejadian-kejadian yang bikin saya semakin terbuka dengan kebesaran-Nya. Subhanallah.. 🙂

I did not wish to God for things I might want or need in life, but one thing I did wish for myself from that day was I want a form of serenity within myself, until my very last breath. I can not ask for a better present, what I have now is beyond everything. Thank you so much, dear family and friends, and especially my dear Almighty God, Allah SWT; without You I am nothing 🙂

Happy birthday, dear me! Hope to be a better me, long live and prosper 😆

8 thoughts on “Cerita 1/4 Abad”

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s