Singapore Short Escape, Day 2: Universal Studios Singapore

Pulang dari tawaf Orchard, Mustafa dan Sephora kemarin bikin kami nggak langsung istirahat malam harinya. Pada beberes masukin oleh-oleh aja loch ke koper masing-masing — dan itupun katanya masih ada yang kurang. Yatalaaaaam, kena beli koper satu lagi nih ceritanya. Dan dari niat untuk pergi ke USS jam 8 pagi molor sudah ke jam 9 karena kami semua tepar tak berdaya di haribaan kapuk pertiwi. Kelar ngulet, mandi dan sarapan di 7-Eleven terdekat *yes I know this is so lame, jauh-jauh sarapannya di Sevel jugak*, akhirnya kami berangkat menuju ke RWS (Resorts World Sentosa) dengan taksi.. 😆

Jalanan Singapore di hari kerja sangatlah lengang. Saya malah mikir citizen disini jam kerjanya di atas jam 10 saking kosongnya, karena mereka baru rame-rame keluar kantor di atas jam 9 malam. Mungkin aja kali yah sistem disini seperti itu, makanya saya sama sekali nggak ketemu macet. Yeah no need to compare this small country with our beloved Ibu Pertiwi lah ya.. Masing-masing punya pros dan cons sendiri. Anyway, sesampainya di Sentosa, ternyata USS nya belum buka karena jam bukanya jam 10 pagi. Terpaksa menunggu dahulu sebelum akhirnya masuk ke dalam. Tiket USS yang sudah di-booking sebelumnya kami redeem di salah satu loket travel di dalam RWS. Nggak pake lama, akhirnya tiket sampai di tangan juga 😆 Etapi USS tak kunjung buka juga, akhirnya kami cemilin Popcorn Garrett yang katanya endeus bambang itu. Udah beli banyak dan berujung ludes tak berbekas. Itu emang beneran enak dan kitanya laper. Will buy some for snacking at home hihihi..

Begitu pintu gerbang dibuka, kami langsung masuk ke dalam USS. Langsung deh saya lirik kanan kiri. Hmm, awalnya sih nggak ngerasa wow, biasa aja gitu maksudnya. Malah saya ngerasa kok kayaknya nggak segede imajinasi saya yang lebay ini hahaha. Anyway, show must go on, dan saya harus bersenang-senang sesenang-senangnya 😆

Dan saya mulai bingung harus naik wahana yang mana. Nggak begitu tertarik sama grup-nya Sesame Street. Denger-denger sih Transformer Ride sama Revenge of the Mummy wajib dicoba. Jadi kayaknya bakal nyobain itu dulu hihihi.. Ibu udah lirik kanan kiri nyari spot yang jualan souvenir kaos buat anak balita. Tapi sayangnya nggak ada yang jual seumuran keponakan saya huhuhu..

Begitu liat Transformer Ride nya, kami langsung ngantri, barengan sama rombongan siswa Korea yang lagi darmawisata hahaha. Nggak lama banget sih ngantrinya, sekitar 5-7 menit. Begitu duduk di kursi-kursi yang bentuknya kayak mobil, saya dan yang lainnya dengan sukses diputer-puter dengan efek 3D. Mayan bikin mual sih, tapi untung nggak sampe jackpot 😆

Kelar dari Transformer Ride, saya melewati satu wahana yang wow banget yang namanya Cyclone. Ini salah satu roller coaster yang paling ngeri yang pernah saya liat. Pengen uji nyali sih di wahana ini tapi alhamdulillah wa syukurillah ternyata lagi under maintenance jadinya wahana ditutup sementara 😆

Setelah melewati Cyclone, akhirnya kami masuk ke area peradaban Mesopotamia. This will always be my favorite part of USS. Dari jaman saya masih kecil, saya udah tertarik banget sama peradaban Mesir. Harus jadi target perjalanan keliling dunia suatu hari nanti hehehe amin 🙂

Anyway, begitu masuk area Mesir ini, saya langsung masuk ke Revenge of the Mummy. Sepi banget antriannya. Dan emang nggak salah masuk ke wahana ini. Transformer Ride nggak ada apa-apanya. Ini diputer-puternya kebangetan sampe bikin saya lemes nggak bisa teriak histeris. Roller coaster gelap-gelapan yang pertama kali saya naikin, tapi speed keretanya lebih parah daripada wahana Transformer. Sukses bikin saya sekeluarga mual hampir jackpot hahaha.. Kalo kesini lagi, mau naik wahana ini lagi.. 😆 *nagih*

Sudah cukup dengan roller coaster yang bikin mual, akhirnya kami semua nggak mau naik wahana apapun even what-so-called with mini roller coaster. Nehi!! Akhirnya mutusin buat naik Treasure Hunters yang mana cuma naik kereta yang jalannya lambreta. Wahana ini cocok banget buat nina bobok-in anak 😆

Udah kelar di wilayah Mesir, akhirnya pindah ke wahana Jurassic Park: Lost World. Tetep nggak mau naik wahana coaster-nya, kami cuma naik Rapids Adventure yang mana kayak arung jeram. Officer disana menjelaskan, kalo nggak mau basah silakan beli coat hujan. Kalo mau basah ya lanjut bae. Awal kali naik ngerasa nggak ada apa-apanya dibanding arung jeramnya Dufan. Tapi gongnya ternyata terjadi di akhir perjalanan. Begitu water ride-nya diangkat kurang lebih 40 kaki dari lintasan, abis itu langsung dijatohin yang mana kami yang ada disana kena siraman air bah. Hah! Biarpun pake coat tapi tetep aja basah, sob.. Ini yang bikin kepala saya makin muter-muter 😯

Udah cukup main-mainnya, kami semua langsung cari makan siang. Tadinya mau makan hotdog yang ada di booth-booth sepanjang pinggiran jalan di dalam USS, tapi sayangnya no halal kata mereka. Padahal terlihat sangat enak. Akhirnya makan di dalam food court-nya Jurassic Park. Ommo, I had enough with Nasi Ayam Hainan and its all Melayu dishes, but there’s nothing halal to eat in this theme park 😦 Kelar makan langsung jalan lagi. Si Lulu mau nonton satu atraksi yang ternyata lagi under maintenance *lupa namanya apa*. Akhirnya saya masuk ke area Far Far Away untuk menikmati Shrek 4-D Adventure sementara Ibu dan Lulu melambaikan tangan ke kamera karena udah nggak sanggup lagi naik wahana yang lain. Haha padahal di wahana Shrek nggak ada apa-apanya. Briefing-nya aja yang lama, sisanya nggak, Intinya kursi duduk cuma diguncang-guncang dan diselingi dengan cipratan air 😆 Kelar dari Far Far Away, langsung lewat area Madagascar. Err, udah mulai nggak tau mau ngapain karena ternyata cuma segitu aja wahananya. Sisanya cuma atraksi dansa dan foto bareng dengan karakter-karakter itu. So, kami langsung beranjak ke Singapore Cable Car. Ini sih bikin merinding, karena seumur hidup saya baru kali ini naik gondola setinggi itu. But it was a beautiful bird eye view, indeed 😀

Udah lemes naik Cable Car, kami langsung naik bus ke Sentosa Express. Dan turunnya di VivoCity karena rencananya kami mau pulang naik MRT. Tapi rencana hanya tinggal rencana. Ujung-ujungnya naik taksi juga. Mana antriannya panjang bukan kepalang. Saya sampe bisa tidur di antrian saking lamanya. Ada sih taksi premium yang udah siap ngangkut, tapi harganya muahal (SGD 40 — bisa dapet dua lipensetip Sephora). Padahal jarak dari VivoCity ke Orchard nggak semahal itu kalo naik cab 😦

Pulangnya dari USS, as usual kami langsung istirahat yang mana untuk me-recharge tenaga di malam harinya. Emang mau kemana lagi? Ibu-ibu ini mau cari buah tangan lagi, siob. Makjang, ini fix nambah quota luggage pas pulang nanti. Dan sudah dua malam ini sebelum pulang ke penginapan, kami menyempatkan diri untuk minum kopi dan latte. Nggak mau capek nyari coffee shop non retail akhirnya nongkrong di coffee shop retail yang biasa kami datangi di Jakarta. Ada sedikit perbedaan rasa di dalam minuman yang biasa kami pesan. Entah kenapa rasa kopi/latte yang kami pesan disini teksturnya lebih lembut dan tanpa ampas. Hehe my family loves it 🙂

So, that’s a wrap for USS. The next day was our last day in Singapore. Imajinasi untuk datang ke tempat seperti IKEA, Marina Bay Sands, Jurong Bird Park, Esplanade, Red Dot Museum, dll sudah melayang-layang dalam lamunan. Akankah kami berkunjung ke tempat-tempat tersebut? Stay tuned! *ya pede gilak ada yang nungguin cerita beginian* 😆

…..to be continued

9 thoughts on “Singapore Short Escape, Day 2: Universal Studios Singapore”

  1. aaaakhhhhhh seruuuuu…

    *nasib gadis kampung yg blm pernah keluar negeri…

    btw maminya nadya itu sendu menatap nanar mikirin lo tuh nad, “anak gw yg satu lagi kapan ngasih cucunya….”

    *ditabok nadya.

  2. aaaakkkkk seruuuuuu,

    *nasib gadis kampung yang belum pernah keluar negeri

    btw, itu mamaknya nadya menatap nanar ke luar gondola mikirin lo tuh nad, ” kapan anak gw yg satu lagi ngasih cucu ke gw?”

    *ditabok nadya pake gondola.

    ihihihi,,, ku tunggu lanjutan ceritamuh… :*

  3. Yg lg maintenance water world ya nad? Itu jgseruuuu… seruu disemprot air hahahaaa, akupun waktu itu mkn di food court jurassic udah ngantri lamaaaaaaaaaa banget taunya no halal dan berujung mkn nasi ayam ajeeee :/ , eeeeh sempet msk ke pembuatan film mr. spielberg gk nad?

    1. Iya Mbak, yang maintenance si Water World sama Cyclone 😆

      Nggak sempet masuk ke tempatnya Spielberg, keburu males kita-kitanya.. *bawaan umur sih kayaknya* 😆

  4. 😆 seruuu kayaknya ke USS. Tp berhubung gw parno sama ketinggian, jd ga pernah mau dah naik roller coaster dll.. Di dufan aja jiper apalagi disonoh.. Mungkin kalo gw ke sg, duit utk uss gw alokasikan ke sephora ajaaa ahahaha

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s