2008’s Memory: Avenged Sevenfold’s Live in Concert

Aloha! Tiba-tiba aja pas bangun pagi hari ini lihat tanggalan di HP menunjuk ke tanggal 22 Oktober 2013. Trus gw jadi keingetan sesuatu. Yasutralah yaaa dari kemarenan ingetnya sesuatu melulu hahaha πŸ˜† Anyway, di tanggal ini tepat 5 tahun yang lalu gw menghadiri konser salah satu band rock favorit, Avenged Sevenfold. Singkat cerita, gw suka band ini karena dulu punya gebetan yang suka sama band ini juga — maksudnya siapa tau bisa nyambung gituh ganti hahaha yang ternyata dianya nggak suka-suka amat πŸ˜† πŸ˜† πŸ˜† Tiga bulan sebelum A7X ngadain konser di Jakarta, gw nggak suka. Okay I repeat, gw nggak tau siapa mereka dan musik apa yang mereka mainkan. Tapi karena kadang-kadangΒ gw suka dengerin musiknya Metallica, Bedil Karo Kembang alias Guns N’ Roses, dan band-band rock lainnya, musik A7X dengan mudah bisa diterima di telinga. Dan lirik-lirik lagunya cukup critical. Okay, long story short, gw nggak mau ketinggalan banget pas tau si promotor beken Java Musikindo mau mendatangkan A7X kedua kalinya ke Jakarta. Gw yang seneng banget saat itu langsung cari info via dunia maya; dari web promotor, ticketing, bahkan sampai ikutan milis A7X segala. Dan begitu tau ada early bird tiketnya, gw langsung ngacir ke kantor Java Musikindo untuk antri tiket (5 tahun lalu belum bisa online dan pesan by phone). Akhirnya gw dapat dua tiket, satu buat gw, satunya lagi buat sahabat gw, Amanda. Inget banget pas ngantri tiket itu pas tengah hari bolong di bulan puasa, dan gw ngantri sama abege-abege berseragam sekolah plus bapak-bapak/ibu-ibu calo yang beli tiket berjubel banyaknya. First time banget buat gw, dan begitu tiket sudah di tangan bahagianya luar biasa. Dalam hitungan kurang dari sebulan gw udah bisa langsung nonton langsung konser band favorit πŸ˜† πŸ˜† πŸ˜†Β 

Katanya, no pics = hoax. Tapi sayang sekali dokumentasi foto yang gw ambil di konser dulu sudah tidak berbekas tak tersisa. Tapi gw masih ingat betul detik demi detiknya. Cerita singkat di hari itu, jam 4 sore gw udah nongkrong di kawasan Tennis Indoor Senayan. Kebetulan di hari konser itu nggak ada kuliah sama sekali. Gw langsung itinerary mau ngapain aja, bahkan udah packing mau nginep di rumah Amanda. Begitu pintu Tendor dibuka, gw langsung cari tempat paling oke. Nggak mau rugi karena pesen tiket di row Festival alias berdiri, langsung deh cari tempat persis di depan panggung. Hampir dua jam lamanya menunggu, akhirnya konser dibuka dengan Jibril, band-nya Fachri Albar. Tapi ya nggak lama-lama amat karena penonton udah pada mutung maunya A7X yang keluar. Sejam kemudian barulah mereka muncul. Suasana venue langsung riuh gemuruh seketika begitu Matt Shadows teriak melengking diiringin dengan shredded gitarnya Synyster Gates. First time buat gw nonton konser live salah satu band favorit, and I had the goosebumps all over my body. Salah satu momen gong adalah gw yang tadinya ada di front row festival area tiba-tiba mundur 10 meter karena desak-desakan sama fans A7X. Teriakan histeris gw hari itu adalah mixed feeling antara band favorit gw tampil di depan mata, sama badan gw terombang ambing di tengah lautan manusia — bahkan Amanda hampir pingsan karena kegencet. And another gong moment adalah ketika mendapati HP kesayangan gw hilang tak berbekas; entah dijambret orang pas gencet-gencetan atau jatuh terinjak dengan sempurna — bahkan sgw nggak nemu bangkai HP-nya sama sekali. Begitu konser selesai, badan langsung lemas terkulai dan speechless — soalnya ngebayangin dimarahin orangtua karena HP ilang untuk kesekian kalinya πŸ˜† What a memory.. Anyway, dari malam itu, cuma video-video ini saja yang tersisa yang berhasil di-upload oleh sahabat gw. Mohon maaf kalau kualitasnya kurang bagus πŸ˜›

Setelah sekian lama, apakah gw masih menggemari A7X? Tentu saja, tapi gw masih stuck sampai di album Nightmare karena sepeninggalan The Rev, aliran musik A7X perlahan berubah — meskipun di album ini dibantu oleh permainan asik dari Mike Portnoy-nya Dream Theater yang permainannya tidak jauh berbeda dengan almarhum The Rev. Dan semoga eksistensi A7X tetap jaya, musiknya semakin digemari dan diterima di masyarakat.. Amin πŸ™‚

5 Comments

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s