Bandung Getaway Day 2: Homey Dago Home & Dusun Bambu

Minggu pagi setelah seharian bergumul dengan jalanan kemarinnya, kami nggak langsung siap-siap. Kami lebih memilih untuk ngulet-ngulet sambil menunggu sarapan. Saya deskripsikan sedikit tentang kondisi tempat tinggal kami ini ya. Terdiri dari dua kamar tidur utama, yang satu ada kamar mandi dalam yang satunya lagi kamar mandi luar. Kemudian di lantai basement ada ruang yang cukup besar yang katanya bisa nampung belasan extra bed. Sama satu dapur bersih untuk masak-masak. Kamar mandinya juga ada hot shower — that’s what I really love about the house. Jadi begitu masuk rumah langsung ada kamar-kamar tidur, kalo mau ke dapur tinggal turun ke basement aja. Pemandangan teras belakang juga lumayan oke hehehe.. Nah abis mandi dan beberes, kami siap berangkat ke Dusun Bambu. Yay! 😆

Perjalanan kami menuju Dusun Bambu ternyata lumayan panjang. Dan sekali lagi kami harus ke arah Lembang. Hahaha dua hari berturut-turut ternyata wisatanya sekitar Lembang ajua 😆 Kalo liat di Waze yah, jalanannya kayaknya lebih jauh daripada Lembang Floating Market atau mungkin Burgundy. Waduh bok, untung ya berangkatnya pagi, jadi kayaknya nyampe disana pas banget jam makan siang. Selama perjalanan ini, karena nggak nemu radio yang cocok, akhirnya ngandelin iPod aja buat karaokean sepanjang jalanan. Bahkan sampe tebak lagu anak-anak jaman kecil dulu hehehe.. Dan akhirnya kami sampai juga di Dusun Bambu. Tau darimana sih ada tempat ini? Biasa, dari temen-temen yang gaulnya kebangetan di Instagram. Hacep deh pokoknya hahaha.. Pas sampe juga udah lumayan rame, dan hampir nggak ada mobil berplat B. Kayaknya sih emang belum seterkenal itu. Langsung deh ke Cafe Burangrang biar nggak kelamaan, karena WL-nya panjang banget bok. Dan FYI, tempat ini belum Grand Opening loh. Maka dari itu menunya belum banyak. Kalo mau jajanan-jajanan bisa ke Pasar Khatulistiwa. Ada area yang namanya Lutung Kasarung yang menyerupai sarang burung, sayangnya belum dibuka untuk umum. Di area Purbasari yang mirip-mirip Kampung Sampireun Garut juga sudah mulai terisi. Menurut gw pribadi, masakan yang ada di Cafe Burangrang ini kurang cocok buat selera gw. Tapi dessert-nya dimaafkan lah karena rasanya lumayan. Selebihnya, just something in the eye.

Sudah kenyang dengan alam, saatnya kami beranjak. Oleh-oleh yang kemarin dibeli di Rumah Sosis ternyata masih belum cukup. Akhirnya langsung cari jalan ke Klappertart Den Haag sama Primarasa. Jalanan Bandung hari itu entah kenapa bersahabat sekali. Biarpun padat tapi kami selalu tepat waktu datang ke TKP. 😆

Emejing, jalan pulang pun yang biasanya di Cipularang-Cikampek padat merayap, mendadak jadi lowong kosong melompong. 3 jam saja dari Bandung menuju Jakarta kayak naik travel. God really blessed our journey alhamdulillah 😆 Can’t wait for our next short trip!! 😆 😆 😆

4 thoughts on “Bandung Getaway Day 2: Homey Dago Home & Dusun Bambu”

  1. Buahahahaha, shubuh2 baca posting dan lihat gambar2 nya bikin ngikik sendiri…

    Dusun bambunya cocok bwt honeymoon kyaknya ya Nad…. Ada danau2 gitu… Aaawwhhhhh….
    #blmpunyapacarudahsok2anngomonginhoneymoon #Akurapopo #maaffantasikukhilaf

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s