Untuk Sahabat Baikku Yang Akan Dipinang Di Hari Minggu

Dear my dearest best friend Sarah,

Tulisan ini sengaja saya buat untukmu sahabatku yang akan dipinang di hari Minggu. Saya baru saja terima notifikasi dari teman sekolah kita semasa SMP dahulu.

“Setahun yang lalu, ketemuan masih galau-galau nggak jelas. Sekarang kita disalip, Nad. Okay fine, Sar hehe. Happy for you dear Sarah.. :* “

Time really flies faster than ever………. 

Di akhir tahun 90-an, saya masuk tim regu Pramuka di SD dulu. Tim Pramuka SD saya sering ikut lomba, tapi tak ada satupun yang meraih juara. Saya kagum dengan tim Pramuka SD tetangga yang kekompakannya saya acungi ibu jari. Penasaran, saya mulai mengamati satu per satu anggota tim Pramuka SD tersebut. Di tahun berikutnya tim Pramuka saya mengikuti lomba, saya bertemu kembali dengan tim Pramuka super kompak ini, dan saya bertemu lagi dengan anggota tim yang luar biasa ini. Sampai ada satu sosok yang menarik perhatian saya. She was very pretty though we were only 10 at that time. Saya perhatikan name tag di seragam Pramuka-nya. Maulidiah Permata. Okay, I’ll remember that name, maybe someday I will see this pretty girl again, not as an enemy on a competition.

Tahun 2000 saya masuk ke salah satu SMP unggulan di wilayah Jakarta Barat. Ini jadi kesempatan saya untuk mengembangkan diri dan berteman dengan siapa saja. Di kelas saya sendiri siswanya banyak yang berasal dari sekolah dasar unggulan yang mungkin orangtua saya belum tentu mampu membiayai saya bersekolah disana. Tidak lama satu per satu siswa mulai memperkenalkan diri. Sampai nama yang terekam dalam memori itu menguap kembali..

“Nama saya Maulidiah Permata. Saya dari SDS IKKT~~~”

Hello, we meet again!

At that time, I just knew panggilannya Sarah. Sudah bawaan dari rumah katanya. Dan FYI, nilai tertinggi yang masuk ke SMP di angkatan saya adalah nilainya Sarah. Seperti yang sudah saya duga-duga sebelumnya, sudah cantik, pasti gadis ini pintar luar biasa. Saya banyak belajar dari Sarah. Bahkan tanpa saya sadari, saya sempat mengikuti cara Sarah menulis dan cara Sarah belajar. Saya juga sempat gila bola karena Sarah — remember that Sergio Conceicao from Parma FC hahaha. Well, Sarah stole lots of attention in school; baik dari segi pendidikan, pergaulan, bahkan percintaan. She has that sparks in herself every time , everywhere she goes. Laki-laki yang saya taksir di bangku sekolah dulu pun ternyata menyukai Sarah. Tentu saya kalah banyak dari Sarah hahaha. But that’s okay, saya senang sekali berteman dengan Sarah. Dan tanpa sadar 3 tahun kami lewati bersama di bangku SMP. Belajar bareng, madol bareng, nyontek bareng, ngegebet kakak kelas bareng, semua kami lakukan bersama — well, nggak literally berdua, karena dulu kami punya geng yang namanya JOKER alias Jomblo Keren. Kalo diinget-inget lagi agak geli juga yah hahaha pirsawan maapin yak kalo ikutan geli juga 😀

Setelah lulus SMP, saya masuk ke SMA yang bersebelahan sama SMP saya dulu. Beberapa teman geng JOKER juga masuk ke sekolah yang sama, termasuk Sarah. Saya senang masih bisa bareng-barengan lagi, terutama dengan Sarah. Sampai saya masuk ke ekstrakurikuler yang sama di SMA dengan Sarah — karena anggota tim-nya kebanyakan dari SMP dulu. Tadinya saya mau masuk ke ekskul yang (katanya) lebih keren daripada ekskul yang ini, tapi nyali saya hanya sebesar bulir jagung begitu mendengar malam keakrabannya bisa sampai berdarah-darah. Dengan bujuk rayu Sarah, akhirnya saya mau masuk ekskul ini, ya sebut saja olahraganya voli. Itu juga masuknya gara-gara ada si Isa, iye kan Sar? 😆 Masuk ke SMA yang sama, masuk ekskul yang sama, apalagi yang mau kita samain, Sar? Hehehe. Semasa kami aktif di ekskul ini kami jadi semakin dekat, karena yang mengurus ekskul ini cuma 3 perempuan super bernama Alit, Sarah dan Nadya. Susah senang semua bareng-bareng, too much moment to be shared here. Salah satunya, another crush of mine naksirnya sama Sarah. Ini saya yang apes apa gimana? Hahaha. But that was okay, saya memang kalah telak dari segi apapun dengan Sarah. But I love Sarah too much than the guy, so screw it. Tapi satu yang saya nggak pernah lupa, waktu kami bertiga mengurus kompetisi olahraga tahunan di sekolah. Yang namanya pengorbanan; korban harta, korban waktu, korban pikiran dan perasaan semuanya campur aduk disini. But we made it, yeay! 😀

But I was making a big mistake after that moment. I just knew another crush of mine (ini yang lain lagi, sebut saja namanya Emon) — naksirnya sama Sarah juga. I thought like what on earth was happening here? Saya sudah terlanjur panas, dan saya tidak mau berpikir jernih pada saat itu. I decided to leave it all behind, including my friendship with Sarah –without her knowing. Begitu tau si Emon resmi pacaran sama Sarah, Nadya umur 17 tahun pun menjadi semakin berapi-api. Pada saat itu, saya dengar Sarah bertanya-tanya saya ini kenapa. I literally didn’t talk to her. Bertegur sapa saja rasanya saya malas. Saya benar-benar tidak mau berbicara sama Sarah. Ya, sebegitu bencinya saya dengan Sarah.. Sampai saya tega tidak berbicara sama sekali dengannya selama 3 tahun..

Lambat laun, kebencian saya memudar. Di tahun kedua saya tidak berbicara dengan Sarah, saya mulai menyadarinya. Tetapi saya belum mau menegurnya duluan, bahkan via pesan singkat. Sampai akhirnya saya menyadari, betapa bodohnya saya meninggalkan Sarah begitu saja hanya karena soal asmara yang tidak ada apa-apanya. Jelas saya yang salah. Jelas si Emon yang memilih Sarah. Sekali lagi, saya memang kalah banyak. Dan butuh waktu lama untuk menyadari betapa bodohnya saya 😦

Tahun 2007 akhir, saya menghubungi Sarah lagi. Saya meminta maaf karena apa yang sudah saya perbuat dulu. Saya tidak mendetail jelas alasan saya tidak berbicara dengan Sarah selama 3 tahun itu karena sejujurnya saya malu sekali. Bahkan kalo Sarah nggak bisa maafin saya, saya bakalan terima-terima aja. Tapi, Sarah hatinya sungguh luar biasa. Dia menerima saya kembali, and we started to talk again. Lebih banyak dari yang sebelumnya. Lebih dalam dari yang sebelumnya. Well, I knew she broke up with Emon due to LDR and cheating issues. I was glad she was fine though she had some kind of trauma. Lepas dari Emon, belum ada satupun pria yang cocok dengannya. Until I dated some guys, she still hasn’t found any. She needed more time.

Kurang lebih setahun yang lalu, beberapa hari sebelum hari raya Idul Fitri, saya buka puasa bareng sama Sarah, sama satu teman kami semasa SMP dulu bernama Nisa. Yang lagi anget dibahas waktu itu tidak lain tidak bukan adalah masalah jodoh. Sarah yang masih bingung sama beberapa laki-laki yang roman-romannya mau ta’aruf, sedang Nisa mulai merasa sepi hati tuna asmara, lain lagi dengan saya yang masih remuk redam diputus setan mantan. Tiba-tiba kami bicara soal jodoh baik. Inti dari pembicaraan kami, inshaa Allah wanita baik-baik akan mendapatkan lelaki baik-baik. Serentak semua langsung berucap amin 🙂

In less than two weeks, Sarah akan segera dipinang oleh jodoh baiknya. Berita bahagia ini sudah sampai ke telinga saya jauh sebelumnya, bahkan cerita dibalik berita bahagia ini pun juga saya sudah tau. Maybe I was the one in our neighborhood to know the good news. She said I should keep it down until the right time. Dan nggak terasa, minggu depan kamu sudah mau dipinang Sar.. :’)

Teruntuk Maulidiah Permata, Sarah teman baik saya..

I apologize for what I’ve done in the past. I know I’m not a good friend, but you always are to me. Thank you so much for being Sarah I’ve known until this 14 years of friendship. Definitely will see you on your sweet wedding day 🙂

Regards,

Nadya

10 thoughts on “Untuk Sahabat Baikku Yang Akan Dipinang Di Hari Minggu”

  1. Sweet banget kamu Nad! Dan kamupun cantik banget Nad….you’ll have your turn soon….. amen!
    Aku juga punya sahabat dekat dan sempat ga ngomongan selama 1 tahun lebih…. dan sekarang dah balikan lagi *dah macam pacar aja ya*

  2. Ini kenapa gw sampe keluar air mata bacanya ya.. Tokoh2x di cerita ini gw kenal belasan taun tapi ternyata a lot of stories behind them yang baru gw tau.

    Selamat ya Sarah, semoga ibadahnya dilancarkan.
    Begitupun nadya, semoga segera mendapatkan imam terbaiknya.

    PS: Sarah kan NEM paling tinggi pas masuk smp, yg urutan ketiga siapa sih nad? *sombong* 😀

    1. Hehehe apang.. Gw juga nulisnya yang tadinya ngembeng ini mata, begitu gw baca lagi beleberan airmata langsung T_T

      Yang urutan ketiga Pamungkas Al Amin ya? HAHAHA 😆

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s