Tokyo Skipjack

Udah lama nggak cerita soal kuldalkot alias kuliner dalam kota. Dulu saya tergila-gila banget sama yang namanya steak, bahkan sampai rela makan daging panggang itu minimal sebulan sekali — semacam sudah di-budget khusus setiap bulan harus ada kuliner daging panggang. Nah, kali ini saya mau bedah sedikit soal warung steak di bilangan Bulungan, Jakarta Selatan. Barangkali sudah basi ya, saya hanya mau me-refresh ingatan saya saja. Si Tokyo Skipjack ini udah lumayan lama dan sudah lumayan besar namanya, cuma memang tidak sebesar si sapi suci. Kalo soal rasa daging, saya percaya sama feeling si tukang masak aja. Mau seasoning-nya heboh kayak apa atau dagingnya impor dari Switzerland sekalipun, kalo yang masak feelnya lagi nggak enak, pasti rasa dagingnya bakalan nggak beres. Dan satu lagi yang paling penting; pilihan sausnya. Nah di Tokyo Skipjack ini sausnya dibuat fusion. Kalo saus Creamy Mushroom dirasa terlalu mainstream, saya sarankan coba yang namanya Wasabi Butter di warung steak ini. FYI, saya nggak suka Wasabi. Nggak pernah mau dicampur ke kuliner sushi favorit saya. Tapi yang satu ini berhasil merubah selera lidah saya. And it has the best salad ever; The Green Salad (Horenzo spinach) with Goma Japanese Dressing. Daging yang saya santap sedikit lebih gosong tetapi nggak mengurangi rasa juicy dagingnya — berbaur dengan saus Wasabi Butter. Nikmat!

8 Comments

      1. Oh ya hahaha.. Barangkali main-main ke Central Park, NY, tetiba ketemu taza.. Harus foto bareng ya Mbak, my two fave bloggers 😀

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s